Seribu malam...

Bersama keluarga ini telah kulewati lebih dari seribu malam
pada malam itu tiga hari dibulan desember dua tahun lalu
Aku telah menukar cinta dari keluarga ini dengan seorang pria
pria dari negeri antah berantah yang tak kukenal lebih dalam
aku menyelami kehidupannya hingga aku lupa bahwa aku
harus menyelamatkan keluargaku aku menyelami laut kosong
yang tidak berisi apa apa, begitu kosongnya hingga aku lupa
bahwa aku harus menyelamatkan keluargaku. Aku sangat takjub
 padanya sehingga tidak melihat fatamorgana dalam dirinya,
 jiwa nya , pikirannya, dan perasaannya. Siapa dia? aku juga
 tidak tahu. Ayah.. Ibu.. Adik Adik.. Maafkan semua kesalahanku
maafkan anak kalian yang nakal yang tidak bisa di atur, kakak mu
 ini yang suka coba coba yang bandel yang berandal,
 yang suka memenuhi rumah dengan celotehan
 Andai waktu bisa ku ulang, aku akan sungguh - sungguh diwaktu itu
untuk membangun keluarga ini lebih baik lagi. untuk membimbing
 Hamzah tetap berkuliah sekaligus bekerja, untuk menyemangati
 khadijah melanjutkan sekolahnya, untuk mendukung hasan atas
 bisnis dan kuliahnya. Maafkan diriku yang telah menukar
 cinta dari kalian dengan seorang pria yang aku sendiri belum jelas
 identitasnya. Seandainya saja waktu bisa diulang, mungkin aku
 sekarang sudah bekerja, sudah duduk disamping hamzah dan
 tidak membencinya seperti sekarang ini, Seandainya saja waktu
 bisa di ulang, mungkin saja aku sudah mempunyai teman banyak,
 sudah kenal dan memahami teman - temannya khadijah.
 Seandainya saja aku bisa memutar waktu mungkin beberapa cita - cita
 ku sudah terlaksanakan, mungkin saja aku juga sudah menjadi keluarga
 dari beberapa teman teman bapak :)) memang sudah semestinya waktu
 tidak bisa di ulang....

Comments

Popular Posts